Rumus Nulis Bareng

Pengen nerbitin buku tapi gak yakin bisa nulis panjang-panjang? Salahsatu solusinya adalah nulis bareng. Dalam nulis bareng, satu buku yang biasanya dikerjain sendiri, sekarang dibagi ke sejumlah teman. Misalkan, di buku ada sepuluh bab. Kalau nulis sendiri, semuanya harus dikerjain sendiri. Tapi, kalau nulis bareng, anggap aja berlima, sepuluh bab itu dibagi ke lima orang. […]

Continue Reading

Baris di Stasiun

antrenya ngeriii   Pintu masuk stasiun Tanah Abang, sekitaran jam empat sore. Ngantrenya bener-bener gak nyantai. Di tangga aja orang udah pada baris dan gak gerak. Gak kebayang gimana kondisi di dalamnya. Aku berasumsi, itu antrean beli tiket. Asli, aku sempet galau karena beberapa sebab. Galau pertama: antrean sepanjang ini, kapan mau dapet tiketnya? Tanah Abang […]

Continue Reading

Gue Mah Gitu Orangnya

Kata-kata itu lagi musim banget beredar di mana-mana. Entah siapa yang duluan pake istilah itu, usaha berhasil dan kalimat ini booming se-booming-booming-nya. Bukan cuma buat anak-anak alay, tapi kalimat ini juga dipake pejabat. Seru. Ada hal yang bikin aku ngerasa dikitik-kitik sama kalimat itu. Aku punya penafsiran yang beda, dibanding fungsi standar kalimat ini di […]

Continue Reading

Agency Seringnya Begini

Ini bukan tentang agency artis, apalagi artis-artis Korea yang agency-nya doyan banget bikin polemik *cek my header. Tapi, ini tentang agency penulis, editor, layouter, dan orang-orang yang kerja di seputaran itu.  Kita sebut aja mereka sebagai pekerja naskah. Seiring banyaknya orang yang pengen jadi penulis dan menjamurnya penerbit, muncul agency-agency naskah yang jadi perantara antara […]

Continue Reading