Ketemu Tere di Milad 4 Blogger Muslimah

Community

Dulu, aku berpikir bakalan ketemu Tere (minimal ngeliat) Tere di suatu event musik. Beliau perform di stage dan aku jadi penonton. Sayang, aku belum berjodoh lihat beliau perform. Qadarullah, ketemunya di Milad 4 Blogger Muslimah, dan beliau cerita tentang proses hijrahnya. Serius, aku ngerasa kayak ditabok bolak-balik.

What a Wonderful Day

Hari masih pagi waktu aku muter-muter di Jalan Margonda Depok sama abang ojol. Semua bermula gara-gara aku salah baca chat. Seperti biasa, panitia yang warga Depok kumpulnya di Happy Juice Pondok Cina, dan menuju lokasi pakai mobilnya Thicko.

Milad 4 Blogger Muslimah (15) - Superduper Spesial
Panitia asal Depok yang disebut juga L4

Aku salah baca chat. Aku kira Thicko dan Nia ada di Roti Bakar Eddy. Ternyata, Thicko kasih informasi buat aku dan Nia kalau dia ada di situ. Tapi, abang ojolnya udah terlanjur ngajak muter-muter nyari Roti Bakar Eddy, yang tadi udah dia lewatin.

Okelah, lupakan Ahad pagi yang romantis bersama abang ojol. Mari kita beranjak ke Nutrifood Inspiring Center atau NIC. Belum juga panitia mendarat di situ, masuk chat di group WA kalau ada peserta yang sudah tiba. Jam belum menunjukkan pukul 09.00, waktu registrasi. Semangat peserta memang tiada duanya. Itu juga yang bikin aku bersemangat.

Sampai di NIC, aku masuk bawa-bawa wireless sound system. NIC masih seperti dulu, persis kayak waktu Meet Up ke dua Blogger Muslimah, Agustus 2017. Tong-tong sampah di sudut masih terbagi tiga: organik, kertas, dan plastik. Peraturannya masih sama juga: nggak boleh bawa makanan yang digoreng atau mengandung MSG. No wonder, Nutrifood memang fokus di hal-hal bertema healthy and green.

Milad 4 Blogger Muslimah (15) - Superdupe Spesial
Photo by Ajeng Pujianti

Nutrifood Inspiring Center itu co-working space untuk para rekan media, komunitas, dan karyawan. Daripada nggak jelas mau ke mana antara satu liputan dengan liputan lain, kan mending ke NIC. Lokasinya juga di tengah-tengah Jakarta, di Apartemen Menteng Square. Mau kirim laporan, ada free wifi. Lapar, ada snack sehat yang gratis.

Sampai di lantai dua, aku buru-buru ambil Gamis Fathiya dan Hijab Raisa, dari Hijab Alsa yang aku titip di Thicko. Aku harus cepat-cepat ganti kostum, sebelum peserta ramai dan acara dimulai. Hari ini, aku ditugaskan jadi MC. Kan, nggak lucu kalau peserta sudah kumpul tapi MC masih sibuk ganti kostum.

Milad 4 Blogger Muslimah (14) Hijab Alsa - Superduper Spesial

Sebagai orang yang nggak terbiasa pakai gamis, kesan pertama aku sama Gamis Fathiya ini bahannya enak. Adem tapi nggak nerawang. Gamisnya aku pilih ukuran XL, dan Hijab ukuran M. Aku belum terbiasa juga pakai hijab panjang. That’s why kenapa aku pernah ngerasa nggak berhak ada di Blogger Muslimah.

Baca juga: Blogger Muslimah

Sambil panitia merapikan keperluan acara, satu persatu peserta berdatangan. Setiap yang datang akan menaruh makanan di meja bulat. Yups, seperti biasa, urusan snack, kami mengutamakan potluck. Nggak harus bawa sejumlah peserta atau makanan mewah. Yang penting kebersamaannya dan sesuai sama syarat dari penyedia tempat.

Di meja sudah ada brownies, puding, cokelat, biskuit, dan makanan-makanan lainnya. Tapi, yang paling aku tunggu-tunggu buat mengobati kelaparan tingkat dewa itu ketan susu dari Warung Jande. Aku suka banget ketan susu. Dan, Alhamdulillah, datangnya cepat. Padahal tadi, Mbak Denik sempat bilang kalau datang terlambat karena adiknya sakit.

Ya ampun, bahagia banget! Aku langsung makan ketan susu keju, yang dibikin sama Mbak Denik. Warung Jande itu usaha Mbak Denik bareng keluarganya. Kepanjangannya Warung Jajanan Desa. Produknya memang makanan tradisional, tapi kemasannya nggak kalah sama makanan kekinian.

Milad 4 Blogger Muslimah (13) Warung Jande - Superduper Spesial
Photo by Ajeng Pujianti

Produknya juga bukan ketan susu aja, tapi makanan tradisional yang lain, kayak onde-onde, kue pisang, atau kue lapis. Yang lagi pengen banget aku cicipin itu cenil susu keju. Udah mupeng banget lihatnya di IG @warung_jande. Pengen kepoin juga? Hati-hati ngiler!

 

Let’s Begin

Kami yang ulang tahun, kami yang bagi-bagi hadiah! Kurang mantul gimana coba? Baru aja acara mulai, doorprize sudah bertebaran. Kami pengen membagikan kebahagiaan dan rasa syukur kalau komunitas ini sudah berjalan empat tahun. Selama itulah, kami memaknai Membaca Dunia Menulis Semesta.

Milad 4 Blogger Muslimah (12) - SUperduper Spesial

Uni Via, begitu aku menyebutnya, adalah founder Blogger Muslimah, yang menyemangati aku buat bergabung dan stay di sini. Kayak tadi aku bilang, aku ngerasa “berbeda” sama teman-teman muslimah lain. Tapi, di sini juga aku menemukan komunitas blogger yang aku banget.

Sebagaimana Uni Via bilang, Blogger Muslimah bukan untuk mengkotak-kotakkan blogger, tapi ada visi misi yang berbeda dengan komunitas lain. Karena semua bisa diukur dengan materi. Aku bahagia berada di sini dan jadi bagian keluarga besar dari Blogger Muslimah.

 

Beauty? Kudu!

Tamu pertama di Milad 4 Blogger Muslimah adalah salah satu brand kosmetik, yang dulu terkenal dengan produk lulurnya. Apa hayo? Yups, Purbasari! Brand yang dilahirkan tahun 1993 oleh PT. Gloria Orogita Cosmetics ini sekarang bukan cuma produksi skin care, tapi juga merambah ke produksi kosmetik.

Milad 4 Blogger Muslimah (9) - Superduper Spesial

Dari bincang-bincang dengan Brand Exceutive Purbasari Cosmetics, Allicia Deana, yang mirip banget sama Ayana Moon, aku tahu kalau Purbasari ini ternyata sudah dapat sertifikasi halal MUI untuk semua produknya. Segala bahan yang dipakai Purbasari diteliti supaya benar-benar menjamin kehalalannya.

Tahun ini, Purbasari Make-Up meluncurkan dua produk: Purbasari Intense Color Liquid Liner dan Purbasari Ultra Smooth Brow Liner. Dua-duanya produk riasan mata. Yang satu untuk mata, satu lagi untuk alis.

Purbasari Intense Color Liquid Liner ini eyeliner berbentuk spidol yang gampang banget pemakaiannya. Warnanya intense. Sekali garis langsung jelas warnanya. Formulanya nggak luntur, tahan lama, dan cepat kering.

Milad 4 Blogger Muslimah (10) Purbasari - Superduper Spesial

Sedangkan, Purbasari Ultra Smooth Brow Liner adalah pensil alis tanpa raut yang formulanya lembut, dan warnanya natural. Ujungnya berbentuk segitiga supaya gampang dipakai dan terlihat alami. Ada sikat alisnya juga untuk meratakan dan merapikan alis.

Pengen kepoin tentang produknya Purbasari, cus ke Purbasari Official Store.

Acara berlanjut ke demo kosmetik oleh Mbak Ida, make up expert dari Purbasari. Untuk demo ini, kita nggak perlu bawa-bawa spanduk atau bendera, cukup duduk manis dan perhatikan baik-baik Mbak Ida make over Nur Annisa dengan produk-produk Purbasari.

Aku melipir ke belakang. Uni Via bawa niqab Mozlaik, brand bergo, passhmina, niqab, dan tas punya Uni Via. Semua produknya, selain tas, ada cadarnya. Untuk penjahitnya, Uni Via memberdayakan konveksi rumahan, bukan pabrikan. Mozlaik ini Most Like banget, sesuai sama tagline-nya: Indah Sesuai Syariah. Modelnya bagus-bagus. Kepoin di @mozlaik.

 

Milad 4 Blogger Muslimah (11) Mozlaik - Superduper Spesial

Aku coba cadarnya niqab Aisha. Dalam hati, berharap mirip Aisha-nya Fahri. Alhamdulillah, meski nggak mirip, tapi tetap kece sesuai syariah. Dulu, aku pikir, pakai cadar itu ribet, mau napas susah, ternyata nggak sama sekali. Cadar yang aku pakai bahannya ringan tapi solid.

Personally, aku nggak masalah dengan orang-orang bercadar. Aku nggak menganggap mereka ekstrim, apalagi ngecap mereka teroris. No! Mereka orang-orang yang menjalankan agamanya. Mereka pasti punya dalil yang membuat mereka memutuskan berniqab. Kalau ada yang masih menganggap mereka ekstrimis, nih, quote yang dipasang gede-gede di NIC:

Milad 4 Blogger Muslimah (6) - Superduper Spesial
Photo by Ajeng Pujianti

 

Hungry Me

Lapar lagi! Setelah aku lirik jam, memang sudah waktunya makan siang. Lunch box pun sudah tersedia. Isinya nasi, ayam pepes, sambel, dan sayuran. Antimainstream kan? Secara, di NIC nggak boleh bawa makanan yang digoreng.

Milad 4 Blogger Muslimah (5) - Superduper Spesial
Photo by Ajeng Pujianti

Makanan di meja juga masih banyak, hasil potluck. Yang paling menarik perhatian aku adalah puding berbentuk telur ceplok. Asli, mirip banget telur ceplok. Aku lupa siapa yang bawa, tapi enak banget! Ada juga cokelat batu yang dibawa Mbak Nurin dari Arab sepulang haji.

Sambil makan, aku iseng-iseng lihat IG peserta. Aku menemukan foto gaun keren dari brand Rumaisha, hasil karya Mbak Zasafiana Jamal. Gaunnya itu warna hitam, ada aksen bordir putih, lengkap sama payet dan batu-batu kristal.

Milad 4 Blogger Muslimah (4) - Superduper Spesial

Dalam hati, aku membatin, cocok banget buat jadi future wedding dress aku. Selain modelnya yang aku suka banget, dress-nya pun syar’i dan bisa menyala dalam gelap. Di daerah rumah aku, kalau wedding itu dari malam sampai malam lagi. Pun, sering mati lampu. Dress semacam itu yang aku cari.

Aku pengen kepoin IG-nya di @rumaisha_by_zasa. Sayang, IG-nya digembok. Aku berharap semoga dia cepat buka gemboknya. Aku sudah pencet tombol follow. Mungkin, aku masih harus menunggu.

 

Yes, She is!

Bagaimana rasanya kalau orang yang kamu pengen banget ketemu sama dia tahu-tahu datang? Itulah yang terjadi sama aku. Waktu Tere naik tangga, aku udah deg-degan. Ya ampun, ini beneran aku mau ketemu Tere? Ketemu my favorit female singer sebelum Taeyeon? Ini mimpi, pasti! Mimpi!

Lalu datanglah seorang wanita berjilbab ungu tua, berkardigan abu-abu, dan rok. Wajahnya no make up, tapi cantik. Itu beneran Tere! Pengen pingsan boleh, nggak? Aku duduk di depan, antara stage untuk pembicara dan peserta. Alhamdulillah juga duduknya lesehan, jadi aku bisa duduk di mana saja.

“Hidayah itu sudah datang sejak 1400 tahun lalu. Ini. Alquran.”

Tere, meskipun suaranya lagi serak, cerita tentang proses hijrahnya. Waktu itu, saat masih kuliah di FISIP UI, saat masih seru-serunya mengasah pikiran, seorang temannya yang muslim bilang,

“Di agama Islam juga ada Yesus. Tapi bukan Tuhan. Namanya Nabi Isa.”

Dari situ, Tere mulai berpikir. Sebagai seorang logic thinker, Tere nggak mudah terima perkataan begitu saja tanpa data. Setelah banyak mengkaji, pikirannya kembali bergejolak. Ilmu dasar komunikasinya pun berbicara tentang itu.

“Nggak mungkin ada tiga pernyataan bertolak belakang dari satu sumber dan semuanya benar. Nggak mungkin juga semuanya salah. Pasti ada satu yang benar.” Kira-kira begitu.

Milad 4 Blogger Muslimah (3) - Superduper Spesial

Lalu Tere meneruskan pencariannya. Dia menemukan banyak ayat di dalam Alquran yang menjelaskan tentang Nabi Isa. Sampai akhirnya dia jadi agnostik. Dia percaya Allah, tapi masih ragu untuk memeluk Islam. Sebabnya, karena kelakuan orang-orang Islam sendiri yang jauh dari kata islami.

Hingga suatu malam, datanglah dua orang malaikat ke dalam mimpinya. Dua malaikat itu berbicara bahasa Arab. Meskipun nggak bisa bahasa Arab, seperti ada translator antara dirinya dan malaikat. Malaikat itu bertanya, siapa Tuhannya, dan siapa nabinya.

“Alhamdulillah, baru dua pertanyaan. Kalau empat, berarti udah mati, dong,” kata Tere.

Dari situ, dia memutuskan memeluk Islam.

Baca juga: Membaca Dunia Menulis Semesta dalam Blogger Muslimah Meet Up

Saat ditanya tentang ujiannya dalam berislam, Tere menyitir surah Al-Ankabut ayat 2, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji lagi?”

Ujian datang dari keluarganya, saat kakaknya mendapati mukena yang ia kenakan. Ibunya murka. Akhirnya  ia memutuskan untuk tinggal di rumah ayahnya, yang memang sudah berpisah dengan ibunya. Ia mendengar ayahnya sudah muslim.

Meski begitu, bukan berarti perjalanannya menjadi lurus mulus seperti jalan tol. Ujian datang lagi. Kali ini dari ayahnya. Saat sakit, ibunya rujuk dengan ayahnya, dan kembali memeluk agama asal. Hingga ayahnya wafat dalam keadaan murtad.

“Gigit baik-baik hidayah ini!” Begitu pesan Tere.

Milad 4 Blogger Muslimah (2) - Superduper Spesial

Tere memutuskan berhijab sejak 2017. Awalnya, ia cerita, jilbabnya masih tertiup angin. Kalau kena angin, terbang lagi. Setelah mendengar ceramah Ustadz Zulkifli Ali tentang akhir zaman, ia memutuskan konsisten berjilbab.

Apa yang aku tangkap dari seorang Tere?

Aku merasa ditabok bolak-balik. Semua kata-katanya berlandaskan Alquran. Semua pertanyaan yang disampaikan dijawab dengan menyitir ayat Alquran. Aku? Malah ada ayat-ayat yang baru aku ngeuh maknanya setelah mewakili Tere membaca Alquran karena ia lagi serak.

Heh Cha, ke mana aja lo? Main terus! Main sosmed terus! Ngaji! Inget kata Suho, kebanyakan main sosmed bikin ogeb!

Milad 4 Blogger Muslimah (1) - Superduper Spesial

Hingga acara ditutup, pemenang-pemenang lomba diumumkan, ruangan dibersihkan, bahkan hingga hari ini, aku masih terbayang-bayang kata-kata yang ditulis Tere di presentasinya.

“Kalau ditanya apa yang dicari di dunia ini, jawabnya hanyalah ridha Allah dan syafaat Rasulullah.”

9 thoughts on “Ketemu Tere di Milad 4 Blogger Muslimah

  1. Masya Allah itu pepes menggoda banget…

    Semoga mba Tere dan kita semua diteguhkan iman islamnya, diistiqomahkan di jalanNya.

  2. Jleb sama jawaban Tere: Kalau ditanya apa yang dicari di dunia ini, jawabnya hanyalah ridha Allah dan syafaat Rasulullah.”

    Masya Allah.

    Mbak Iecha aku Aamiin-kan future wedding dressnya ya. Semoga.
    Selamat milad buat Blogger Muslimah. Hiks. Aku enggak rejeki ikutan. Dah daftar fam gathering lari di kantor suami eh batal juga karena anak rawat inap di RS..
    Semoga tahun depan bisa ikutan lagi.

  3. MasyaAllah merinding denger kisah hidayahnya tere..
    Semiga Allah jaga iman islamnya
    Btw milad BM selalu bertabur hadiah sayang kali ini aku berhalangan hadir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *