Tujuhbelasan

Tujuhbelasan? Ini Dia 5 Lomba ala Running Man

Holiday

Galz, apa yang terlintas dalam pikiran kita jika mendengar kata ‘Tujuhbelasan’? Lomba? Upacara? Tumpengan? Renungan? Yap, semua itu identik dengan kata ‘Tujuhbelasan’. Namun, tentu yang paling jelas di ingatan adalah lomba-lombanya.

Tujuhbelasan ala Kita

Sejak kecil, kita sudah diajak untuk berpartisipasi dalam lomba Tujuhbelasan. Pokoknya, sejak kita mulai bisa berjalan dengan lurus dan tegak, nama kita terdaftar di aneka lomba, setuju ataupun tidak.

Bahkan, Saking seringnya kita ikut lomba Tujuhbelasan yang sama, kita pasti sudah tahu cara cheating ataupun strategi memenangkan lomba-lomba tersebut. Aku bahkan pernah buat postingan yang isinya tips menang lomba Tujuhbelasan. Barangkali ada yang butuh, bisa cek di Tips dan Trik Menang Lomba 17 Agustus.

tujuhbelasan
Kangdel

Nah, sebagai penggemar Running Man, aku sering berpikir, sepertinya seru juga kalau beberapa lomba di Running Man dipakai juga di lomba Tujuhbelasan. Nggak nasionalis banget, ya? Ya yang penting kan esensi lombanya. Kalau bisa dibuat nasionalis, kenapa nggak?

Ide Lomba Tujuhbelasan dari Running Man

Teman-teman yang pernah nonton Running Man pasti tahu kalau di acara itu ada macam-macam lomba yang kreatif, selain lari buat copot tag nama di punggung. Bahkan, acara copot tag nama itu saja sudah cukup kreatif karena ada beberapa clue yang harus ditebak supaya nggak salah copot tag.

Tujuhbelasan

1. Lomba Lari Pakai Gantungan Baju Beroda

Pernah lihat gantungan baju beroda yang ada di toko-toko, kan? Nah, lomba ini pakai gantungan baju begitu, dan ada bajunya. Lomba ini perkelompok. Setiap peserta harus pakai baju yang ada di gantungan itu. sambil bajunya tetap tergantung, terus lari.

Cuma, buat lomba seperti itu butuh lahan datar tanpa batu, selain gantungan baju berodanya. Bisa juga dilakukan di jalanan. Kalau ada polisi tidur, mungkin lebih seru.

2. Makan Pisang Pakai Selang

Karena lomba makan kerupuk sudah terlalu mainstream, mari kita anti jadi lomba makan pisang pakai selang. Selangnya selang air yang sekiranya pisang bisa masuk ke dalamnya. Lomba ini butuh dua orang: yang satu buka pisang dan masukkan ke selang, yang satu lagi sedot dari ujung selang yang lain.

Enaknya, lomba ini bisa sambil duduk. Pun, karena yang dimakan pisang, jadi lebih kenyang. Cuma masalahnya, peserta bisa tersedak kalau terlalu semangat. Oh ya, pastikan selang airnya baru.

3. Rebutan Naik Stage di Lumpur

Ini bukan naik stage kayak panggung gembira Tujuhbelasan. Jadi, stage-nya itu kecil, dan posisinya ada di tengah-tengah kubangan lumpur. Peserta harus berpasangan. Yang menang adalah yang bisa berdiri di stage sama couple-nya.

Misalkan, ada lima couple, satu orang dari masing-masing couple naik ke stage dan satu lagi berdiri di lumpur. Begitu peluit bunyi, yang ada di lumpur harus berusaha naik ke stage. Couple lain boleh mencegah lawan mereka naik. Boleh didorong lagi ke lumpur, atau ditarik ke lumpur sama yang di bawah.

Cek videonya
Videonya

4. Tebak Ember Kosong

Kalau lomba menebak-nebak isi hatimu sudah biasa, sekarang kita lomba tebak ember yang isinya air saja. Permainan ini dimainkan berpasangan. Peralatannya cuma ember-ember yang digantung. Isi embernya bisa air, pasir, atau bola-bola plastik. Yang penting nggak membahayakan. Ditambah tali buat ikat embernya.

Cara mainnya, satu kelompok itu harus sepakati ember mana yang kosong. Lalu, satu orang berdiri di bawah embernya, dan satu lagi pegang tali dengan jarak agak jauh. Orang yang pegang tali itu harus tarik talinya. Kalau misalkan embernya ada isinya dan orang yang di bawah ember kesiram, berarti kelompok mereka kalah.

5. Lomba Main Tetris Besar

Anak 90-an pasti nggak asing dengan tetris. Yups, mainan menyusun balok aneka bentuk, yang waktu itu dimainkan di konsol game? Nah, bagaimana kalau Tujuhbelasan sekarang kita main di kehidupan nyata? Dan, tetrisnya dari bahan gabus yang bisa kita pegang?

Main tetris besar ini perkelompok dan nggak disarankan buat yang sudah berumur. Soalnya, peserta harus naik ke baloknya buat susun tetris. Selain itu, butuh waktu juga buat bikin balok-baloknya.

Episode 254

Sebenarnya masih banyak ide dari Running Man lain yang bisa diterapkan di Tujuhbelasan. Cek di Youtube atau di web-web terjemahan drakor, kalau butuh yang sudah diterjemahin ke bahasa Indonesia. Tonton Running Man dari sekarang buat Tujuhbelasan tahun depan.

Oke? C U, Gasseu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *